Full Perjalanan menuju Dieng via Bawang part 1 - 5 | Dairy Vlog AcraSena Documenter

Full Perjalanan menuju Dieng via Bawang part 1 - 5 | Dairy Vlog AcraSena Documenter

Full Perjalanan menuju Dieng via Bawang part 1 - 5 | Dairy Vlog AcraSena Documenter


Video kali ini aku membuat sebuah perjalanan cukup panjang, karena rute utama dari Pantura Banyuputih Batang, dimana kamu bisa ambil kanan sebelum Terminal Banyuputih atau SPBU seberang jalan, yakni masuk ke jalan alternatif Petamanan atau Dlimas, untuk rambu - rambu atau plang penunjuk arahnya sendiri ketutup dahan atau ranting pohon jati, jadi bisa saja tidak kelihatan jelas. Rute ini berlaku untuk kamu yang dari arah Jakarta.


Untuk yang mau ke arah Limpung, Bawang, Pecalungan biasanya orang-orang akan lewat jalan ini, karena relatif lebih cepat daripada harus melewati Terminal Banyuputih. tentunya ini berlaku untuk kamu yang dari arah Jakarta.


Lurus saja sampai bertemu rambu-rambu di Sidomulyo, dan nanti ketemunya di jalan Provinsi Sojomerto Limpung Reban. masih ambil lurus mengikuti rambu-rambu arah ke Bawang atau Temanggung. jalanan di kecamatan Reban sampai Bawang berlika-liku namun kondisi aspalnya masih bagus.


Tetap berhati-hati karena ada pembangunan masjid pas di tikungan dan biasanya ada kotak amal di tengah jalan. untuk yang mau sholat juga bisa mampir ke masjid karena terdapat masjid di pinggir jalan.


Masih berlanjut setelah melewati beberapa plang serta melewati Tugu Surjo, kamu akan di hadapkan pemandangan sawah kecamatan Bawang, nuansa sejuknya sudah terasa. untuk yang suka main tiktok juga jalan tersebut cukup bagus untuk di jadikan konten video tiktok.


Memasuki tikungan pas di jembatan, spot jalanan yang cukup bagus, sekitar 500 meter maka akan memasuki bawang raya, dan pelankan kendaraan setelah melewati kios-kios pakaian di kanan jalan, karena jalannya masuk ke arah kanan setelah Smp 1 Bawang pas. 


Next Part 2


Jalan menuju Dieng atau Tol Khayangan berikut saya mengambil rute tercepat dengan patokan setelah SMPN 1 Bawang ambil kanan nanjak, lurus dan akan ada plang arah dieng di sebelah kanan, atau gang sebelum masjid ambil kanan, jalan tersebut cukup kecil, jadi hati-hati sewaktu berpapasan, apalagi jika papasan dengan mobil yang lewat sana, karena mobil biasanya lewat jalur alun-alun bawang atau arah pranten yang kemudian ambil kanan dan ketemunya di tugu deles.

Jika ngikuti google maps dari arah barat pasti akan diarahkan lewat jalan candigugur atau jalan yang saya lewati ini.
Setelah memasuki deles atau tugu deles selanjutnya lurus saja ngikuti jalan yang sudah di cor. dan kebetulan jalan desa deles sudah di cor atau di tambal dengan cor-coran.

Kamu bisa rest di area Damar Asri atau di kafe-kafe sebelum damar asri, karena sekarang sudah muncul beberapa kafe disana.

Gunakan gigi rendah dan jangan nanggung-nanggung tarikan gasnya jika menggunakan matic, kalau jalanan sepi bisa melakukan trik zig-zag.



Next Part 3

Perjalanan part 3 dimulai dari Hutan Damar Asri, melaju kedepan 10 meter merupakan jalan menuju wisata Sigembok Hill Top, berlanjut melewati hutan dan pohon pinusan nuansa kegelapan hutan tropis sudah terasa disana.

Melewati naik turun jalanan yang sudah di cor, namun tetap berhati hati karena bisa saja jalanan licin. setelah itu baru akan sampai di beberapa warung sekaligus sebagai rest area terutama untuk motor matic yang akan menanjak ke tanjakan ekstream dan viral tersebut, karena di situ sudah tertera rambu - rambu untuk berhenti sekedar mendinginkan mesin.


setelah berhasil melewati tanjakan curam maka akan ada warung di pinggir jalan juga, yakni dimana kamu bisa sekedar santai maupun menyiram kampas rem yang panas, karena di depan masih ada tanjakan lagi, walaupun tidak se-ekstream tanjakan yang ini.



Next Part 4

Perjalanan Part 4 dimana aku kebetulan berhenti di titik ancang-ancang kendaraan untuk dapat menanjak di tanjakan curam ke dua, kebetulan juga ada mobil yang akan menanjak, kemudian ada rombongan muda-mudi yang bawa pasangan ikut berhenti juga, entah itu ikut-ikutan berhenti gara-gara aku atau memang belum paham kondisi jalannya bagaimana.

Pada saat itu tiba-tiba mobil yang sedang menanjak tidak kuat dan harus mundur, petugas disana juga sempat berlari, dan petugas yang jadi tukang ojek juga kembali, waktu mobil tiba-tiba mundur ya jelas pada panik, terutama muda-mudi yang berhenti di depan aku. namun pada akhirnya mobil tersebut berhasil menanjak.

Pada saat akan menanjak memang harus dihitungkan matang-matang agar kendaraan dapat lancar untuk melewati tanjakan tersebut, terutama untuk kendaraan matic, harus lebih responsif dan jangan nanggung-nanggung narik gasnya.

Berlanjut ke spot tanjakan ke tiga, dimana para muda-mudi tersebut berhenti di titik ancang-ancang lagi, entah itu belum hafal medan atau sekedar menunggu mobil yang tadi nanjak, karena aku sudah hafal medan jadi aku langsung tanjap gas, karena tanjakan di situ sudah tidak terlalu ngeroll, walaupun nikungnya patah kiri.

Pada akhirnya sampai di spot wisata Bintoro Mulyo, atau gardu pandang bukit Sipudang. namun aku tidak berhenti disitu, masih berlanjut hingga sampai ke spot kabut-kabut yakni Sigemplong area.

Kemudian sampailah di titik persimpangan atau titik Tol Khayangan, pertigaan menuju Sigemplong ataupun Pranten Bawang. Plang Viral yakni di titik tersebut. 


Next Part 5

Setelah sempat Hunting di Sigemplong kemudian aku berlanjut ke arah dieng, dimana jalan tersebut kita bakal menanjak lagi setelah 0 KM Sigemplong, namun setelah itu akan melewati jalan turunan yang cukup ekstream, setelah turunan akan melewati sebuah wisata pemandian air panas, baru setelah itu nanjak lagi namun tidak terlalu terjal.


Selamat datang di area Banjarnegara, namun tidak ada tugu yang memperlihatkan area tersebut sudah masuk kabupaten Banjarnegara. sewaktu jalan di area perbukitan yang telihat dari depan, kamu bisa melihat kebelakang, bahwa ada bukit yang terbelah, biasanya orang-orang tertarik untuk sekedar mengambil gambar atau bahkan berhenti dan melakukan foto-foto,  jika dari arah berlawanan tentunya ini nuansa yang bagus untuk sebuah konten tik-tok.


Setelah melewati perbukitan baru kamu akan di hadapi sebuah pemandangan segar atau ladang-ladang sayur di sana, sebelum akhirnya kamu melewati kawah sileri. dan disamping kanan juga ada pemandian atau kolam renang, untuk yang mau berwisata keluarga kesitu juga bisa.


Berlanjut, menyusuri jalan dan kamu akan melewati sebuah pipa besar untuk pembangkit listrik, lalu ketemunya di sebuah pertigaan, dimana di sana sudah ada rambu-rambu dari spanduk atau banner. jika ke kanan kamu bisa ke wisata Sumur Jalatunda, serta kawah Candradimuka, serta telaga Sidringo. jika ke kiri maka kamu akan menuju ke area Dieng Plateu, bisa Candi Arjuna, Kawah Sikidang, Batu Ratapan Angin, Telaga Warna, dan masih banyak lagi, karena sentralnya Dieng di sana.


Berlanjut ambil kiri dan kamu akan di hadapkan sebuah pertigaan yang nantinya bisa kamu ambil ke arah Banjarnegara kota atau ke Batang di kecamatan Blado.


Setelah menemui SPBU Dieng, kamu bisa ambil kanan atau ambil jalan lurus ke arah Dieng Wonosobo, yakni tugu Dieng Wonosobo yang letaknya di pinggir jalan, dan itu salah satu spot foto yang gratis. 
Tepat setelah tugu Dieng jika ambil ke kiri kamu akan menuju arah Wonosobo kota, dan lurus ke arah telaga warna, dan seterusnya.
Namun perjalanan cukup sampai di masjid Dieng saja, setelah itu bisa memilih wisata mana yang ingin kamu kunjungi. 


Selamat liburan, semoga bermanfaat dan sedikit membantu, gambaran area jalan menuju Dieng start dari pantura Batang Banyuputih via Bawang tol kayangan di bulan Juni Tahun 2021.


Terima kasih telah menyaksikan, dan seperti biasa, stay cool and stay safe.

Berkomentarlah jika ada hal yang ingin ditanyakan sesuai Artikel