Bagaimana Mengundurkan Diri Secara Professional

Bagaimana Mengundurkan Diri Secara Professional

Bagaimana Mengundurkan Diri Secara Professional

Bagaimana Mengundurkan Diri Secara Professional ? Nyatanya banyak yang agak- agak nervous tentang bagaimana ya caranya bilang ke bos ataupun jika kita ingin mengundurkan diri?

Terlebih jika kalian telah lama bekerja ditempat kerja tersebut, tentu kepikiran untuk mengundurkan diri dengan cara yang baik, elegan serta handal, untuk meninggalkan kesan yang baik ditempat kerja yang lama.

Nah, berikut aku berikan beberapa tips dan trik untuk kalian yang ingin mengundurkan diri secara Professional, dibawah ini :

  • Berikan surat pengunduran diri jauh-jauh hari sesuai dengan peraturan perusahaan

Syarat yang ini sudah tentu, sebab kalian tentu tidak ingin kena sanksi sebab melanggar kontrak yang tadinya telah kalian tanda tangani sewaktu baru masuk kerja (agreement). jadi persiapkan suratnya serta pastikan kalian juga telah menyelesaikan jobdesk atau tugas-tugas yang kalian tangani, biasanya harus membuat laporan akhir pekerjaan, serta handover pekerjaan kalian. pastikan kalian mengikuti aturan yang tertera di MOU (Memorandum of Understanding).

  • Beritahu atasan kalian secara personal

Dapat dengan telepon ataupun beritahu langsung kepada atasan kalian saat sebelum memberitahu rekan- rekan kerja yang lain. Jangan sampai bos tahu belakangan soal kalian yang ingin mengundurkan ini, karena bisa merusak kepercayaan bos.

  • Jangan khawatir atasan kalian berlagak tidak professional

Ini yang kerap aku dengar dari teman- teman yang ingin mengundurkan diri, tentang bagaimana respon atasan. atasan kita sudah pasti professional (ataupun kita anggap saja begitu), jadi tidak perlu khawatir. Atasan yang baik senang memandang bawahannya dapat meniti karir yang lebih baik, walaupun bisa jadi mereka sedikit kecewa sebab pengunduran diri kalian. Ucapkan terima kasih atas kesempatan belajar yang kalian dapatkan yang membuat kalian dapat memperoleh pekerjaan baru yang lebih baik.

  • Ucapkan terima kasih pada seluruh atasan kalian serta rekan kerja

ya seluruh rekan kerja, tanpa kecuali. meski terdapat rekan kerja yang kalian benci. kalian memerlukan referensi yang baik dari tempat kerja kalian karena sangat tidak baik untuk meninggalkan permusuhan di tempat yang lama.


  • Anggaplah seluruh pertanyaan dari HRD sebagai wawancara resmi

Ketika kalian ditanya oleh Human Resources (HRD) tentang mengapa kalian mengundurkan diri, jawablah dengan positif  “untuk memperoleh peluang yang lebih baik” Setelah itu bicaralah tentang betapa kalian menyukai bekerja dengan perusahaan kalian saat ini serta banyak belajar dari pekerjaan tersebut. Seringkali karena sudah merasa akrab kita jadi seperti curhat dengan mereka dan mungkin saja jadi salah ngomong serta membuat kita nampak tidak professional.

  • Jangan menyebarkan berita mengenai detail pekerjaan baru kalian kepada siapapun

Kadang- kadang ada sahabat kerja yang hendak berupaya bertanya berapa pendapatan kalian di tempat kerja baru serta informasi yang lain. Tetaplah bertahan serta jangan sampai membocorkan rahasia perusahaan baru kalian, tolaklah dengan halus kalau pendapatan kalian“beda- beda dikit aja

  • Fokus pada peluang baru kalian di tempat kerja baru bukan pada pekerjaan lama

Sekali kalian mengundurkan diri, maka kalian telah jadi sejarah saja. Bisa jadi yang sebelumnya sahabat akrab akan lupa pada kalian di kemudian hari. Jadi tidak perlu berfokus pada pekerjaan lama kalian, fokuslah pada pekerjaan serta peluang baru yang menanti kalian. Karena di tempat kerja baru nanti tentu akan perlu waktu untuk menyesuaikan diri, jadi lebih baik mempersiapkan mental dahulu.

 

Kalau ada yang ingin menambahkan tips triknya bisa komen di kolom komentar di bawah.


Lihat Juga : Contoh Surat Pengunduran Diri

 

Tambahan, jika kamu ingin Resain, pastinya kamu harus punya alasan yang tepat, semisal ingin pindah perusahaan yang lebih baik, ingin melanjutkan study, ataupun ingin berbisnis. Jangan sampai kamu buat alasan ingin istirahat dulu, nah ini bisa diartikan kamu bakal dianggap tidak professional. Kecuali kamu sakit parah dan harus benar-benar istirahat.


Ataupun saat kamu menghadap HRD dan menjelaskan ingin mengundurkan diri dengan membuat alasan tidak cocok dengan posisi yang kamu tempati, pasti kamu bakal di tawarkan ke posisi lain. Biasanya perusahaan tidak dengan mudah menyetujui kamu mengundurkan diri, kamu bakal di tawarkan masuk divisi lain. Jadi pilihan ada di kamu kalau dari pihak HRD memberikan opsi divisi lain. Tetap ingin bergabung dengan perusahaan dan masuk divisi lain atau tetap ingin mengundurkan diri. Tentunya setiap orang punya persoalan dan masalahnya masing-masing di perusahaan.
 

Okelah, mungkin itu saja tips dan trik yang aku berikan, semoga bisa di pahami serta bermanfaat untuk kalian yang ingin mengundurkan diri atau bahasa gaulnya Risen secara professional tentunya, walaupun bahasa yang aku gunakan nyantai. see you until next time, acrasena.

Berkomentarlah jika ada hal yang ingin ditanyakan sesuai Artikel