Kumpulan Puisi AcraPena

Kumpulan Puisi AcraPena

Kumpulan Puisi AcraPena

 

Dibalik Angin Dan Hujan Malam

Malam yang sepi
entah kenapa
suara itu terdengar
terdengar dari kejauhan
namun suara itu tak hilang
bisikan angin menerpa kuping
seakan takut mendengar
entah kenapa
angin berhembus bercabang
seakan diriku tak kuasa mendengar
angin menerpa
memanggil sesuatu yang nyata
rintikan nyata itu datang
bersama hembusan tak nyata
bersamanya aku mengenal
akan arti angin dan hujan malam


KuBerkarya Karnamu

Jalanku dan jalanmu berbeda
kau orang kaya ku orang tak punya
kisah perjalananku juga berbeda
kau sudah kaya dan aku pun masih perlu berkarya
berkarya untuk menjadi orang yang punya
dan yang punya menjadi yang berkaya
tak perlu mencari alasan yang rumit dengan berkarya
cukup pemikiran yang relasional sudah cukup buat memulai karya
aku tak terlalu menginginkan itu semua
yang aku inginkan cukup sederhana
kau menjadi milikku dan ku menjadi milikmu
lalu kamu dan juga aku menjadi kita


Kamulah Cahaya Hatiku

Kau yang jauh disana
Semakin jauh dari pandangan mata
Tak terlihat mata namun dapat dirasa
Dan rasa ini pun merasuk kejiwa
Kini ku mengerti itu
Lalu diriku berkata
Apa arti rasa ini?
Diriku terdiam tanpa kata
Aku merasakan itu
Rasa yang tak bisa diungkapkan itu
Dan kini ku melihatnya
Aku berbalik dan terdiam
Tak kuasa ku melihatnya
Karnanya ku sangat terkesan
Terbawa suasanannya diriku
Karenamu yang membuatku terbayang
Akankah engkau mengerti rasaku?
Yang kini masih gelap
Gelap atas luka dulu
Luka yang menghantuiku
Dan kini ku menemukan cahaya itu
Dalam dirimulah cahaya itu
Dari gelapnya hatiku ini
Dan kamulah cahaya hatiku


Antara Aku Menanti Dan Penantian

Waktu yang lama yang aku tunggu
Sekian hari,sekian minggu dan sekian bulan ku berharap dan ku menanti
Tak mungkin ku menanti penantian yang tak pasti
Karena penantian itu harus aku cari
Akupun mencari hal yang aku nanti itu
Tapi semua itu tak mudah
Karena semua itu butuh perasaan dan jiwa yang kuat
Agar hal yang kunanti itu terwujud dengan baik sesuai hal yang aku nantikan
Hal yang mudah menjadi susah
Hal yang susah menjadi mudah
Begitupun hal yang penuh teka – teki ini aku rasakan



Momen Itu

Engkau yang duduk disana
Terlihat pancaran yang berbeda
Seakan akan ingin membuatku mendekat
Engkau tersenyum kepadaku
Dan aku pun hanya bisa senyum balik kepadamu
Walau aku sebenarnya tidak hanya senyum balik kepadamu
Namun aku hanya terdiam dalam posisiku
Dan hanya kesempatanlah yang dapat merubah posisiku
Yaitu untuk lebih dekat denganmu
Namun momen itu tak lama
Akupun berbalik badan
Lalu ku pergi dengan rasa tertinggal


Saat-Saat Dimana Asmara Dulu

Kini waktu tlah berganti
Semua memori itu masih kuingat
Dimana senyumanmu menggetarkan hatiku
Saat-saat dimana kita jumpa
Sekian hari,sekian minggu dan sekian bulan
Semua itu telah berlalu
Namun,tak mampu ku melupakanmu
Saat-saat dimana ku bersamanya
Jalan yang penuh misteri ini aku lewati
Walau cobaan silir berganti
Dimana ku coba melupakanmu
Saat dimana ku terbawa bahagia bersamanya
Di ujung kisah cintaku
Dimana keyakinan cinta sejati itu
Muncul dengan panah asmara
Saat-saat dimana ku tak lagi bersamanya


Hanya Anganku Saja

Gelisahnya aku
Tak bisa tidur karnamu
Engkau masuk dalam anganku
Entah kenapa begitu
Tiap menit dan tiap detikpun selalu teringat
Teringat semua tentangmu
Dari wajahmu,canda tawamu
Dan juga dari senyummu
Tiap malam kamu hadir
Mengisi bayangku sebelum ku terlelap
Terlelap dalam tidur yang panjang
Yang diiringi nyanyian nyamuk
Namun dipagi hari
Aku tersadar akan semua itu
Aku membasuh wajahku dan berkaca
Ternyata aku bukan siapa-siapa kamu


Tertinggal Dalam Khayalan

Didalam bayangku
Didalam hatiku
Terukir namamu
Yang penuh dengan kasih
Sepintas seperti tak nyata
Namun hal itu salah
Semua itu bukan khayalan
Namun itu sebuah realita
Sadar tak sadar
Acuh tak acuh
Semua terkesan tenang
Didalam memoriku
Hingga pada suatu saat
Aku merasakan itu
Rasa yang pernah tertinggal
Namun kini datang kembali


Entah Rasa Apa

Aku tak tahu apa
Apa yang ada didalam pikiranmu
Apa yang ada didalam hatimu
Entahlah
Mengapa aku bimbang
Apa perasaanku yakin
Aku tak tahu apa
Susahnya menebak perasaanmu
Sampai ku bertanya-tanya
Apa yang terjadi
Aku hanya berharap
Semoga perasaanku benar
Harusnya aku berkata
Dan bertanya kepadamu
Tentang rasaku ini
Aku tak tahu apa
Harusnya aku begitu
Tapi, entahlah


Disaat Pertama Jumpa

Jumpa pertama denganmu
Mataku tak ingin berkedip
Sepintas seperti pancaran
Pancaran cahaya yang menerangkan
Ingin ku berkata padanya
Namun diriku tak kuasa
Karnanya aku hanya terdiam
Hanya bisa berkata dalam hati
Pada akhirnya ku terpaksa
Bicara dan bertanya kepadanya
Walau perasaan gugup terasa
Setidaknya itu sudah kucoba
Tak selang waktu lama
Ia pun pergi dengan temannya
Rasa lega pun sudah berasa
Hingga pada akhirnya ku terfikir karnanya


Lahirkah Cinta Dibalik Layar Kaca

Bunyi handphoneku terdengar nada
Ibarat seperti menanti suara emas sang idola
Terdengar seperti tak nyata
Dibalik suara pesan terdapat makna
Makna yang membuatku sangat suka
Kulihat seakan diriku bahagia
Tersenyum sendiri seperti orang gila
Entahlah tapi aku suka
Dengan caraku yang tak biasa
Diriku merasa luar biasa
Seakan aku mampu membuatnya juga tertawa
Tertawa bersama dibalik layar kaca
Aku yakin inilah pertanda
Pertanda kita saling suka
Hingga ku berharap kita juga akan saling cinta


Mungkin Belum Sinkron

Aku masih ingat dimana saat itu
Aku melihat pesan itu
Seakan ragu mengucap salam
Namun aku balas dengan respon candaan
Lantas itu seperti biasa ada dalam pesan chatku
Namun setelah itu lebih baik dari dugaan
Dimana kita saling respon dalam setiap chat yang ada
Tak terkecuali candaan akrab menyapa
Disamping itu semua bahkan kita belum saling kenal
Hari berganti dan berlanjut
Kita terjaga dalam komunikasi berkelanjutan
Hingga suatu saat rasa nyaman itu muncul
Entahlah
Apa yang dia rasa sebenarnya
Namun aku merasa aku membutuhkannya
Membutuhkan kehadirannya untuk mengisi hari – hariku
Namun disuatu hari
Waktu berkata lain demikian


Sama Dengan Rasa Yang Tertinggal

Ketika aku keluar malam
Rasanya begitu beda terasa
Angin pun meniup niup
Seperti membawaku pergi
Pergi entah kemana
Aku tak mengapa
Jika aku pergi
Namun rasa itu beda
Beda dengan malam sebelumnya
Yang aku ingat adalah
Kesepian belaka
Yang melanda rasa
Rasa menyapa
Namun keadaan itu beda
Beda tapi tetap sama
Sama dengan rasa yang tertinggal
Kini tinggal kenangan


Bersama Ilusi

Tak dapat dimengerti
semua ini dapat terjadi
dalam keadaan yang rumit ini
semua berjalan tanpa kusadari
bahwa hati rumit ini merasuki
jiwa yang kacau akan kerasnya hati
dimana hati penuh akan memori
memori lama yang menyakiti
sekian waktu berjalan tanpa henti
seakan menghancurkan rasa empati
rasa yang dibangun menjadi kisah keji
hal-hal rumit semakin menghantui
perjalan hati bersama ilusi


Malam?

Malam?
Kuharap engkau tahu
Tentang perasaan ini
Yang sepi terus melanda
Membakar luka lara
Namun ku terdiam
Dan hanya bisa berkhayal
Seakan kutak sanggup membayangkan
Akan arti sebuah lara
Lalu kenapa engkau
Tak menjawab?
Akan perasaan lara ini
Yang terus melanda
Disetiap malamku
Kuterbayang akan
Kehampaan hati ini


Malam Kesepianku

Malam?
Apa kabarmu?
Masih sunyikah engkau?
Apa jangkrik-jangkrik mengalahkanmu?
Heningnya aku disini
Terdiam dan menyepi
Terkadang sunyi
Terkadang jangkrik juga bernyanyi
Malam yang dingin
Hembusan angin yang kencang
Membuatku teringat
Teringat akan bayang-bayangku
Aku melihat rembulan
Namun terhalang
Terhalang oleh hitamnya awan
Itukah kamu,malam kesepianku.

 

Terima kasih telah membaca tulisan semrawut dan bucin ini, puisi ini bukan sepenuhnya pengalaman pribadi admin, namun puisi ini dirangkai berdasar ruang lingkup sudut pandang ke orang-orang yang admin temui, and see you until next time, acrasena of acrapena.

1 komentar

Berkomentarlah jika ada hal yang ingin ditanyakan sesuai Artikel